Maklum Jadul Ndre, Jadi Pilih Pakai MS Office 2007 Saja… (Heh?)
Terasa geli tapi prihatin juga saat mendengar ungkapan itu dari seorang teman dalam percakapan chat beberapa waktu yang lalu. Awal mulanya ketika teman saya itu menanyakan sesuatu hal terkait Microsoft Office 2007. Tapi, karena saya sudah sangat lama tak lagi pakai perangkat office buatan Microsoft, jadi saya bilang “waduh, sori nggak tahu, nggak pake MS Office sih, apalagi yang versi 2007, saya pakai OpenOffice”.
“Eh, Openoffice? Apa itu?” Temen saya balik nanya.
Waduh, berat nih, jangankan tahu, nama OpenOffice saja sepertinya baru kali ini dia mendengarnya.
Singkat cerita, bla bla bla… akhirnya menggelar presentasi darurat - sesingkat mungkin tentang OpenOffice + ajakan untuk pindah ke aplikasi ini + menyindir dengan kata penutup “gaya amat sih pake Office 2007?” (saya tahu bila baginya paling Office 2007 untuk kerja office standar, akan terlalu mewah baginya & kemungkinan besar juga tanpa lisensi resmi).
“Waduh Ndre.. saya itu jadul, nggak pernah coba ini-itu, jadi pake Office 2007 sajalah” begitu alasannya.
Heh? Jadul tapi pakai software canggih yang super mahal? Yang bener aja …
————————
Percakapan singkat itu adalah sebuah contoh kesalahan pemahaman yang sudah lama tertanam dibenak mayoritas pengguna komputer, terutana pengguna awam (misal: program office artinya microsoft word!) yang dikombinasikan dengan ketidak-tahuan terhadap perkembangan dunia komputasi/IT sehingga tidak menumbuhkan kesadaran yang cukup akan teknologi informasi tepat guna alias efektif, low-cost s/d cost free tanpa harus kehilangan kehandalan dan kualitas.